Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Bahana. com – Pentingnya kesehatan mental mewujudkan pembahasan seputar topik ini menjadi penting, termasuk dalam bulan Ramadhan.

Atas dasar ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Canberra bekerja sama dengan Australia–Indonesia Muslim Foundation Australian Capital Territory (AIMF-ACT) menyelenggarakan kegiatan kajian Ramadhan tentang kesehatan mental.

Interpretasi tentang kesehatan mental di dalam pandangan Islam sangat diperlukan, khususnya bagi Muslimah Indonesia yang berdomisili di Australia.

Pandangan itu dikemukakan sebab Ketua Dharma Wanita Gabungan (DWP) KBRI Canberra Caecilia Legowo dalam acara kajian khusus Muslimah bertajuk “Let’s Talk about Mental Health”.

Membaca Juga: Tak Melulu Negatif, Simak Manfaat Positif Bergosip

“Topik tersebut umumnya masih dianggap sebagai sesuatu yang tabu sehingga orang segan untuk terbuka dan mencari tumpuan, ” ujar Caecilia.

Di dalam kesempatan itu, dia mendahulukan pentingnya menciptakan ruang yang aman bagi perempuan untuk belajar dan berbagi tentang kesehatan mental pada utama sama lain.

Sesi istimewa untuk perempuan itu menghadirkan Dr. Sally Kalek, seorang psikolog klinis Australia dengan membahas kesehatan mental dibanding sisi teori psikologi dan keagamaan.

Sally, yang adalah juga seorang Muslimah, menegaskan bahwa huru-hara emosi merupakan hal manusiawi yang pasti dialami oleh setiap orang.

Menurut dia, masalah mental, seperti tekanan, depresi dan kecemasan, merupakan manifestasi dari masalah dengan muncul dari kondisi biologis, lingkungan, situasi, atau urusan sistem saraf manusia.

Baca Selalu: Rekan Kerja Alami Masalah Kesehatan Nyawa, Ini yang Bisa Anda Lakukan

Dalam kegiatan kajian tersebut juga dibahas berbagai strategi untuk menyalahi gangguan mental berdasarkan prinsip psikologi modern dan bahasa dengan ajaran Islam.