Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Pandangan. com – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan dilaksanakan sebentar lagi. Kejadian ini menjadi tantangan baru pengerjaan pandemi Covid-19.

Sebagian kelompok masyarakat lari ke luar kota hingga berbelanja demi mempersiapkan libur Nataru. Apa tips dari dokter?

“Jika saat liburan kita banyak menyentuh ATM atau cash, kalau bisa transaksi cashless, tersebut pertama, ” ujar dr. Ivan Adrian M., MKKK dalam Talkshow ‘Menerapkan Protokol Kesehatan Menjelang Liburan Akhir Tahun di YouTube BNPB, Selasa (15/12/2020).

Begitu juga saat mengambil tiket pesawat, kereta dan bus sebaiknya kata dr. Ivan menggunakan aplikasi dan gunakan pembayaran non tunai.

Baca Pula: Luhut Batasi Tanda Operasional Tempat Hiburan Saat Tarikh Baru

Melalui platform digital bakal membantu Anda mengamankan keselamatan & kesehatan diri sendiri.

“Setelahnya kita menyadari bahwa apa yang kita lakukan, setelah menyelamatkan diri sendiri, tapi juga bisa menyelamatkan orang lain dari penularan, ” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan untuk jangan pernah memberikan celah sedikitpun dengan meredakan protokol kesehatan 3M memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan selama bepergian.

Dan apabila tidak yakin bisa melakukannya dan tidak perlu kabur berlibur, sebaiknya berdiam diri dalam rumah.

“Saat liburan, kita bertemu penuh orang. Kita nggak tahu bibir kita siapa, OTG (positif Covid-19 tanpa gejala) yang paling kritis, jadi kalau tidak penting betul liburan stay at home, ” ungkapnya.

Baca Pula: Luhut: Restoran & Mal Hanya Buka Sampai Pukul 19. 00 WIB Saat Tarikh Baru

Selanjutnya setelah bepergian khususnya dari wilayah yang sedang tinggi kasus penularan Covid-19-nya, untuk mengamankan kesehatan diri sendiri dan menangani orang lain, sebaiknya melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Jika tempat habis pergi ke area secara transmisi lokal atau tinggal dalam area transmisi lokal, setelah liburan ada baiknya 2 minggu zaman isolasi mandiri, ” papar dr. Ivan.

“Ada gejala atau tidak gejala, kalau ada gejala suspect, makin gejala Covid-19 banyak banget, ” tutupnya.