Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Suara.com – Umumnya, orang mengganti pakaian dalamnya dua kali sehari. Meskipun beberapa orang mungkin tidak rutin mengganti pakaian dalam sebanyak 2 kali sehari.

Padahal, kebiasaan itu bisa berdampak buruk pada organ intim. Selain itu, cara kita mencuci pakaian dalam juga turut berdampak pada area organ intim.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, 5 kesalahan merawat pakaian dalam yang bisa berdampak buruk pada organ intim.

1. Celana dalam renda

Baca Juga: Positif Virus Corona Covid-19, Begini Langkah-langkah Isolasi Mandiri di Rumah!

Beberapa wanita mungkin senang memakai celana dalam renda daripada katun, entah karena modelnya atau lainnya. Tapi, memakai celana dalam rendah berisiko buruk bagi kesehatan.

Karena, kain renda tidak bisa menyerap keringat sehingga menciptakan tempat berkembang baiknya bakteri yang sempurna di area organ intim. Pada akhirnya, kondisi ini bisa menyebabkan iritasi kulit dan infeksi.

Jika Anda tidak suka menggunakan celana dalam berbahan katun, pastikan celana dalam Anda dilapisi bahan katun di bagian selangkangannya. Cara ini bisa mencegah berkembangnya infeksi jamur.

Ilustrasi celana dalam. (Shutterstock)

2. Pakaian dalam yang salah ketika pergi ke gym

Anda mungkin kurang memperhatikan pakaian dalam yang cocok dan tepat untuk olahraga. Padahal celana dalam yang ketat dan tidak diperuntukan olahraga bisa membuat organ intim lebih lembab dan menyebabkan iritasi kulit.

Baca Juga: Suhu Tubuh Bisa Deteksi Virus Corona, Berapa Tingkat Suhu yang Normal?

Sebaiknya, Anda memakai pakaian dalam yang terbuat dari bahan alami dan tidak membuat pergerakan Anda terbatas ketika olahraga. Jangan lupa ganti celana dalam setelah olahraga, karena keringat bisa menyebabkan selangkangan terasa gatal dan keputihan.