Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Suara. com – Penyalahgunaan narkoba bisa berdampak negatif pada kesehatan reproduksi adam maupun wanita dalam beberapa cara. Narkoba juga bisa menyebabkan urusan serius seperti penyakit menular seksual (PMS), infertilitas, dan kanker.

Pada wanita, narkoba dan alkohol bisa membuahkan komplikasi terkait kehamilan. Sedangkan pada pria, mereka mungkin mengalami utama atau lebih masalah reproduksi akibat penggunaan narkoba dan alkohol.

Karena itu dilansir dari Drug Abuse , pria dan wanita betul perlu memahami efek narkoba pada sistem reproduksinya.

1. PMS serta infeksi lain

Baca Juga: Teh Oolong Bisa Netralkan Virus Corona? Begini Kata Penelitian di Jepang

Penyalahgunaan narkoba dan alkohol bisa membuat pria berisiko lebih luhur tertular PMS. Kondisi ini berlaku karena penurunan hambatan terkait dengan penggunaan narkoba.

Ilustrasi narkoba. (Pixabay/B-A)

Alkohol juga bisa menekan sistem kekebalan yang membuatnya lebih mudah tertular PMS. Pria yang menggunakan narkoba intravena dan berbagi jarum menyemprot sangat berisiko tertular HIV/AIDS, hepatitis dan penyakit yang ditularkan melalaikan darah.

2. Kesuburan

Penggunaan narkoba mampu menyebabkan masalah kesuburan pada adam. Pria yang menggunakan mariyuana & kokain bisa mengalami perubahan harga hormon yang bisa mempengaruhi pergerakan sperma dan menyebabkan kemandulan.

Steroid anabolik juga berbahaya bagi kesuburan pria. Obat peningkat kadar testosteron pada aliran darah juga bisa menyebabkan testis menyusut dan menghasilkan bertambah sedikit sperma.

Baca Juga: Jarang Disadari! Ini 5 Tanda Anda Sudah Terinfeksi Virus Corona

3. Disfungsi seksual

Pria yang memakai narkoba dan alkohol bisa mengalami masalah gairah seksual. Konsumsi alkohol dalam jumlah kecil bisa menurunkan hambatan yang terlihat seperti memajukan keinginan untuk aktivitas seksual.

Tapi, alkohol adalah depresan sistem saraf tengah, yang artinya memperlambat tubuh & otak sehingga menyebabkan disfungsi ereksi.

Serupa itu pula, pria yang menggunakan metamfetamin juga mungkin awalnya merasakan laba seksual, seperti gairah meningkat. Seiring waktu, penggunaan metamfetamin dan kokain bisa menyebabkan disfungsi ereksi serta orgasme tertunda.